fbpx

Tanda anak yang cerdas adalah kemampuannya berimajinasi, sehingga sebaiknya orang tua mendorong perkembangan daya imajinasi itu. Salah satu cara mengembangkannya adalah mengikutkannya les lukis. Berikut ini adalah bagaimana les lukis dapat mengembangkan daya imajinasi anak.

1. Belajar Bahwa Tangan Bisa Merealisasikan Imajinasi

Imajinasi ada di dalam pikiran. Sedangkan indera-indera manusia berada di alam fisik yang nyata. Terkadang imajinasi begitu abstrak tidak terasa dalam alam fisik. Namun dengan melukis anak belajar bahwa imajinasi bisa diwujudkan dalam bentuk kongkrit yang dapat dirasakan oleh indera-indera kita.

Dengan demikian les lukis secara tidak langsung akan menjadikan mereka bahwa hal-hal dalam pikiran yang abstrak bisa diwujudkan dalam dunia nyata. Ini memberikan rasa antusiasme mereka untuk terus berimajinasi dan membentuk mimpi-mimpi besar dan tentu usaha untuk mewujudkannya.

2. Belajar Bentuk-Bentuk Baru

Imajinasi adalah tentang merangkai konsep pikiran, bentuk dan sifat yang kita temui sehari-hari ke dalam pikiran kita. Semakin banyak seorang anak mengetahui bentuk-bentuk, maka akan semakin banyak pula hal baru yang mampu diimajinasikan.

Misal bila dengan mengetahui adanya 2 bentuk dapat dimajinasikan menjadi 4 bentuk baru yang berbeda, maka dengan mengetahui 4 bentuk dapat dimajinasikan menjadi 16 bentuk baru yang berbeda. Semakin banyak bentuk yang diketahui semakin banyak kemungkinan yang mampu ia imajinasikan.

Selain itu imajinasi adalah perkara menyimbolkan kenyataan dalam bentuk-bentuk. Anak akan didorong mengeksplorasi bagaimana menyimbolkan apa yang ia lihat ke atas kertas atau kanvas. Degan demikian akan memperkaya kemampuannya berekspresi.

3. Belajar Eksplorasi Warna

Sekilas sudah ditunjukkan diatas bahwa imajinasi adalah merangkai hal-hal yang sudah didapatkan manusia ke dalam gambaran pikiran. Salah satu yang bisa mewakili sifat adalah warna. Memiliki perbendaharaan jenis warna akan memberikan bahan bagi anak-anak untuk bereksplorasi dengan imajinasinya menggunakan warna-warna itu.

4. Belajar Impresi Dan Ekspresi Warna

Imajinasi selalu mewakili tentang apa yang dirasakan atau apa yang diharapkan ingin dirasakan di masa yang akan datang. Penggambaran suasana hati dan pikiran dapat diwakili oleh warna-warna. Warna yang cerah mengekspresikan keceriaan, keterbukaan dan perkembangan. Warna yang gelap mengekspresikan ketakutan, ketertutupan, rahasia, misteri, dll.

Dengan les musik secara alamiah anak akan mempelajari warna sebagai bentuk ekspresi rasa serta alat untuk membangkitkan impresi atau kesan emosi dalam sebuah karya. Dengan melatihnya akan mendorong anak memiliki kekayaan cara dalam berimajinasi mengekspresikan dirinya.

5. Belajar Merangkai Bentuk Dan Warna

Proses paling mendasar dari sebuah imajinasi adalah proses merangkai dan mengombinasikan hal-hal yang diketahui dalam pikiran. Namun terkadang proses pikiran itu sangat abstrak dan pada akhirnya hanya akan menguap tanpa bisa dinikmati secara kongkrit.

Dengan les lukis proses yang abstrak itu dikongkritkan dalam bentuk gambar yang nyata bisa dilihat. Dari bentuk kongkrit itu bisa mendapatkan apresiasi dari lingkungan sekitar sehingga mendorong sang anak untuk terus melakukannya lagi dan mencoba kombinasi-kombinasi baru.

Dari kelima poin penjelasan diatas telah menggambarkan bagaimana les lukis membantu dalam meningkatkan imajinasi anak. Dengan berkembangnya imajinasi anak akan mendorong kepercayaan diri dan mentalitas untuk mewujudkan harapan dan mimpi-mimpinya.