Menjaga Ekosistem – Dimasa sekarang, kita sudah akrab dengan global warming yang menyumbangkan peran dalam rusaknya ekosistem dunia. Tapi tahukah kamu bagaimana menjaga ekosistem dari kerusakan?

Mari kita kenalan dengan ekosistem dahulu, siapa dia dan apa peran pentingnya? Ekosistem merupakan kesatuan daripada macam kumpulan makhluk hidup maupun benda tidak hidup yang bisa hidup bersamaan saling bergantung satu dengan lainnya.

Karena adanya ekosistem, maka keberlangsungan hidup kita makin terjaga dan seimbang. Ekosistem terbagi menjadi beberapa bagian, yaitu ekosistem darat, ekosistem air, hingga ekosistem buatan. Untuk lebih jelas, kita simak informasi berikut 🙂

  • Ekosistem Darat

Kita mulai dengan ekosistem darat atau ekosistem terestrial. Ekosistem darat merupakan kesatuan dari kumpulan makhluk hidup yang beragam di daratan, juga yang paling menentukan dari ekosistem ini adalah suhu serta curah hujan yang tidak menentu secara alami.

Ancaman terhadap ekosistem darat seperti global warming, kebakaran hutan, alihfungsi hutan menjadi pemukiman, masifnya penambangan batubara, sampai perburuan hewan langka. Akibat dari peristiwa tersebut, hewan langka makin terancam punah karena diburu dan dijual.

Lalu, tahukah kamu menjaga ekosistem itu meminimalisir efek kebakaran hutan yang terjadi tiap tahun dan menjaga kualitas tanah tidak rusak akibat aktivitas penambangan batubara yang menyebabkan tanah menjadi longsor. Ekosistem darat memiliki banyak macam sesuai daerah atau benua tertentu. Seperti hutan hujan tropis, sabana, padang rumput, gurun, taiga, tundra, dan karst.

  • Ekosistem Air

Ekosistem air atau ekosistem akuatik mempunyai peran tidak kalah pentingnya dengan ekosistem darat. Ciri khas yang jelas adalah sangat dominan oleh air dan makhluk hidup yang dijumpai seperti hewan amfibi, ikan, karang laut, dan jenis lainnya. Ekosistem air memiliki cahaya matahari yang terbatas karena cahaya matahari yang menembus air hanya sekian meter saja, yang mana ekosistem ini sangat minim dengan cuaca ekstrim sehingga suhu dalam air pun tidak berubah.

Ekosistem air juga punya beberapa jenis, seperti sungai, laut, danau, dan rawa. Makhluk hidup dan benda tidak hidup dalam ekosistem ini sangat beragam yang akan kita temukan. Salah satu contoh, ekosistem sungai memiliki ciri khas yaitu kadar garam yang rendah daripada sitoplasma. Tetapi, ekosistem sungai hampir sama dengan ekosistem darat yaitu mudah terpengaruh  dengan kondisi iklim dan cuaca yang tidak menentu.

  • Ekosistem Buatan

Tahukah kamu menjaga  ekosistem buatan seperti apa? Dan bagaimana peran ekosistem buatan ini? Sederhananya, ekosistem buatan merupakan hasil buatan manusia dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.  Berbagai macam ekosistem buatan seperti sawah, bendungan, perkebunan sawit, atau ekosistem permukiman warga. Dampak negatif daripada ekosistem buatan ini adalah menyerap banyak energi untuk mencapai metabolisme tinggi, bahkan meningkatkan polusi udara akibat dari banyaknya populasi manusia dan kawasan permukiman yang padat.

Begitulah penjelasan mengenai tahukah kamu apa ekosistem tadi, berguna sekali bukan? Jika ingin menambah pengetahuanmu, segera ikut daftar pustakaguru.com. Disini kamu bisa bayar sistem privat lebih terjangkau dan tentunya pembelajarannya menyenangkan. Jangan ragu untuk melangkah!