fbpx

Belajar adalah sebuah proses dari seorang individu yang bertujuan untuk menghasilkan ingatan yang kuat atas apa yang ia pelajari atau ia baca, sehingga nantinya akan menghasilkan perubahan tingkah laku. Setiap anak memiliki gaya belajar masing-masing seperti kinestetik, global, auditorik, maupun visual. Mereka lebih menyukai gayanya masing-masing karena dengan adanya itu secara langsung akan lebih memahami dengan baik, berbeda dengan anak yang dipaksa mengikuti gaya belajar orang lain pasti akan merasa bosan dan tidak betah ketika belajar dalam waktu yang lama.

Gaya belajar merupakan kunci untuk mengembangkan kemampuan anak di dalam belajar. Apabila anak akrab dengan gaya belajar dengan gaya belajarnya sendiri. Maka akan bisa mengambil langkah-langkah penting guna membantu dirinya supaya belajar lebih mudah dan lebih cepat. Berikut adalah beberapa gaya belajar yang dimiliki anak, antara lain                                     :

  1. Gaya Belajar Auditori

Gaya auditori adalah salah satu gaya belajar anak yang mengandalkan pendengatan sebagai alat utama untuk dapat mengingat, memahami, dan menyerap pengetahuan atau informasi. Artinya, mereka wajib mendengar, setelah itu baru kemudian dapat memahami serta mengingat informasi tersebut. Mereka akan kesulitan di dalam menyerap informasi dalam bentuk tulisan baik secara langsung atau lewat membaca.

Adapun ciri-ciri gaya belajar auditori adalah, mampu mengingat dengan cukup baik pelajaran yang keluar dari lisan, contohnya penjelasan guru di depan kelas. Senang berdiskusi serta berkomunikasi dengan orang lain. Pintar berbicara, lebih suka bercerita daripada menulis. Kurang bisa mengerhakan tugas dengan menulis. Strategi yang dapat dilakukan untuk anak-anak dengan gaya belajar auditori adalah, ketika menghafal bisa dilakukan sambil dilagukan. Merekam materi pembelajaran di dalam kaset serta mendengarkannya sebelum tidur. Jika catatan tidak memadai, maka bisa ditambahkan informasi yang berasal dari diskusi dengan orang lain.

  1. Gaya Belajar Visual

Gaya visual adalah gaya belajar yang lebih mengandalkan indera penglihatan sebagai alat utama untuk dapat memahami, menyerap, serta mengingat informasi atau pengetahuan. Hal ini berarti, mereka wajib melihat, baru kemudian dapat mengingat atau memahami informasi tersebut. Mereka lebih menyukai kegiatan-kegiatan seperti membaca, memperhatikan gambar warna warni, ilustrasi yang ditempel, diagram, grafik, serta senang membuat catatan.

Adapun ciri-ciri belajar visual adalah, gampang mengingat penjelasan jika memakai video, gambar, atau diagram, senang membuat coretan ketika mencatat dan berpikir, suka membuat catatan dengan detail agar bisa mendapat informasi yang lebih lengkap. Anak dengan jenis gaya belajar  ini dapat dimaksimalkan dengan cara diajak membaca buku-buku berilustrasi, gambar, atau grafik, menggunakan multimedia, contohnya nonton film ataupun browsing berbagai hal yang menarik.

  1. Gaya Belajar Kinestetik

Gaya Kinestetik adalah gaya belajar dengan cara menyentuh, bekerja, dan bergerak. Mereka lebih mengandalkan indera peraba, yaitu tangan sebagai alat utama untuk bisa memahami, mengingat, dan menyerap sebuah pengetahuan atau informasi.

Les Privat Untuk Berbagai macam Belajar Anak

Memahami gaya belajar anak dan menggunakan gaya belajar mereka adalah sebuah cara untuk mendapatkan hasil maksimal dalam memahami sesuatu. Setiap gaya belajar memiliki karakteristik yang berbeda-beda sesuai dengan jenis gaya belajarnya. Ada baiknya mendatangkan les privat agar belajar anak dapat sesuai dengan gaya belajar mereka. Adanya guru privat khusus dapat membuat anak dapat menyesuaikan dengan gaya belajarnya sehingga mereka tidak merasa jenuh dan bosan dalam belajar.

untuk informasi lebih lanjut dapat hubungi kami di akun media sosial instagram di @bimbelpustakaguru atau via facebook di Pustaka Guru.Belajar Kreatif atau di twitter di @bimbelpstakaguru